People Innovation Excellence

Membersihkan Pisau Berkarat

pisau berkarat (tipsdengansolusi.com)

Perawatan yang kurang baik kerap membuat pisau jadi berkarat. Padahal benda satu ini sangat sering kita pergunakan. Lalu, kalau sudah berkarat, apakah harus diganti baru? Oh, tidak perlu. Berikut ada beberapa cara membersihkan pisau berkarat.

Sama seperti peralatan dapur lainnya, setelah dipakai pisau pasti dicuci. Hanya saja, kadang kita tidak langsung mencucinya, melainkan direndam dulu bersama barang-barang yang kotor lainnya. Atau, mungkin setelah mencucinya, kita kurang kering mengelapnya, sehingga pisau disimpan dalam keadaan lembab. Nah, perilaku-perilaku seperti inilah yang rentan membuat pisau jadi berkarat.

Padahal, pisau berkarat bukan hanya tidak sedap dipandang. Tapi, noda-noda karat tersebut juga sangat tidak baik untuk kesehatan. Sebab, area yang berkarat rawan sekali dihinggapi bakteri atau kuman. Itu sebabnya, jika pisau mulai berkarat, kita harus cepat-cepat membersihkannya. Kalau bingung membersihkannya, coba saja beberapa cara membersihkan pisau berkarat berikut ini.
Gosok dengan pasta baking soda.

Selain berguna dalam membuat kue, baking soda ternyata juga bisa digunakan untuk membersihkan pisau berkarat. Caranya adalah dengan mencampurkan baking soda dan air secukupnya, hingga bentuknya menyerupai pasta. Oleskan pasta baking soda tersebut pada bagian pisau yang berkarat, lalu ambil spons pembersih atau bola penggosok alumunium dan mulai menggosok-gosok bagian yang berkarat sampai karatnya benar-benar hilang.

Rendam dalam cuka.

Cuka memiliki kandungan asam yang sangat tinggi sehingga bisa dijadikan sebagai cara membuat pisau mengkilap kembali. Caranya cukup dengan merendam pisau berkarat tersebut ke dalam wadah yang telah diisi cuka cuka semalaman. Keesokan paginya noda-noda karat pasti memudar. Setelah itu, kita tinggal menggosok sisa karat dengan bola penggosok alumunium, lalu cuci pisau seperti biasa dengan sabun hingga bersih.

Oh iya, agar karat berhasil dibersihkan dengan tuntas, lebih baik menggunakan cuka sari apel dibandingkan cuka putih. Meskipun cuka putih juga dapat digunakan, tapi tidak seefektif cuka sari apel dalam melunturkan karat.

Rendam dalam air perasan lemon atau jeruk nipis.

Kemampuan lemon dan jeruk nipis dalam membantu menyelesaikan pekerjaan rumah tangga memang tidak perlu diragukan lagi. Selain efektif membantu menghilangkan noda pada pakaian, lemon dan jeruk nipis juga cukup efektif untuk menghilangkan karat pada pisau.

Caranya, taburkan dulu garam di bagian pisau yang berkarat selama beberapa saat, kemudian memasukkan pisau ke dalam gelas atau mangkuk berisi air perasan lemon atau jeruk nipis. Rendam cukup lama hingga kelihatan karatnya mulai luntur, baru kikis sisa karat dengan bola penggosok alumunium.

Gunakan kentang.

Asam oksalat yang dikandung kentang dapat membantu menghilangkan penumpukan karat. Ada dua cara menggunakan kentang untuk menghilangkan karat. Pertama, tusukan pisau yang berkarat ke dalam kentang dan biarkan sehari semalam. Keesokan harinya angkat pisau dari kentang dan gosok-gosok dengan bola penggosok alumunium sampai bersih.

Cara kedua, iris kentang menjadi dua bagian, kemudian lapisi bagian dalamnya dengan baking soda secukupnya. Gosok dengan kuat bagian pisau yang berkarat tersebut pada kentang berlapis baking soda hingga karatnya mulai luntur. Sebagai finishing, gosok sisa karat yang masih menempel di pisau dengan bola penggosok aluminium.

Rendam dengan minuman soda kola.

Ya, minuman soda kola bukan hanya menyegarkan tenggorokan, tapi ternyata sangat ampuh juga untuk membersihkan karat. Baik karat pada pisau, maupun karat pada peralatan rumah tangga lainnya. Kalau tidak percaya, coba saja rendam pisau berkarat tersebut dalam gelas atau mangkuk yang telah terisi minuman soda kola. Periksa setengah jam kemudian, pasti karat mulai pudar. Jika setelah setengah jam karat belum pudar seluruhnya, teruskan merendam hingga karat benar-benar pudar.
FOTO: KNIFE-DEPOT.COM


Published at : Updated
Written By
Chef Trias
SCC (Culinary Art) | Binus University
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close